Menu ☰
5 Hal yang Bisa Kamu Pahami Terkadang Memaafkan Dia yang Pernah Menyakiti, Bisa Membuatmu Lebih Baik Sebagai Pribadi

Sebagian anda mungkin masih berpikir jika memberi peluang kedua pada mantan tak ubahnya menyaksikan film yang sama berulang kali, di mana endingnya telah khatam anda ketahui. Kembali pada dia yang pernah menyakiti, sama saja dengan tidak mempedulikan hatimu terluka guna kedua kalinya. Menyengajakan diri jatuh pada lubang yang sama.

Namun walau begitu, bukan berarti anda tak dapat memaafkan dia yang pernah menyakiti. Memaafkan terkadang dapat meluruhkan luka yang telah lama mengendap di hati. Memaafkan pun berarti menciptakan hatimu lebih legawa. Menjalani hidup dapat terasa ringan, tanpa terdapat dendam yang tersimpan. Memaafkan memang tak mengharuskan anda harus pulang padanya. Tapi minimal ketika anda memutuskan untuk dapat menerima dia kembali, 6 urusan menurut Agen Judi Online Terbesar Dan Terpercaya 2018 ini dapat membuatmu lebih arif lagi.

5 Hal yang Bisa Kamu Pahami Terkadang Memaafkan Dia yang Pernah Menyakiti, Bisa Membuatmu Lebih Baik Sebagai Pribadi
5 Hal yang Bisa Kamu Pahami Terkadang Memaafkan Dia yang Pernah Menyakiti, Bisa Membuatmu Lebih Baik Sebagai Pribadi

Bersama dengannya anda tak butuh mengulang semuanya dari awal. Karena anda dan dia telah saling mengenal

Memang, terdapat masanya anda dan dia sempat memutus kontak dan lama tak berkabar. Bahkan susah untuk bertukar sapa ketika bertemu tiba-tiba. Perpisahan yang menyakitkan tersebut sempat membuatmu tak lagi percaya cinta dan tak mau membuka hati. Hingga pada sebuah kesempatan, dia yang pernah menyakiti datang menghampiri. Memintamu guna memberi peluang kedua.

Tak terdapat yang berubah darinya, sifatnya masih sama. Bahkan kecerobohannya masih saja ia pelihara. Sifatnya yang kekanak-kanakan pun dapat kamu maklumi, paling tidak sekarang dia berjanji inginkan berubah lebih baik lagi. Bagimu, kembali menguras waktu bersamanya menimbulkan perasaan nyaman.

Ini bukan euforia sesaat, menjalin komitmen dengan seseorang yang sudah anda kenal, tidak jarang kali membuatmu merasa pulang.

Memaafkan tak bakal membuatmu rugi. Setidaknya ada peluang meluruskan yang pernah salah di masa lalu

Sakit hati kadang tak dapat diajak kompromi. Hati seketika keras dan logika tidak bekerja. Memaafkan juga menjadi urusan yang sangat sulit dilakukan. Tapi saat pada akhirnya anda mau memaafkan, anda menunjukkan level tertinggimu sebagai manusia. Ada kesediaan yang anda tunjukkan bersamaan dengan maaf yang anda berikan.

Memaafkan tak bakal pernah membuatmu rugi. Dari sini anda kembali diberi peluang memperbaiki hal-hal yang dulunya tak berjalan cocok rencana. Kamu juga berpeluang menemukan letak kekeliruan di masa lalu, yang dapat kamu dan dia jajaki perbaiki sekarang.

Memang tak sedikit kawan dan orang terdekat yang meragukan keputusanmu guna kembali. Mereka khawatir anda akan jatuh pada lubang yang sama. Pun tidak, hubunganmu dan dia ditebak akan berlangsung stagnan. Namun seluruh harus berpulang kepada dirimu sendiri. Kamu mesti sadar bahwa segala keputusan memang tidak jarang kali dihadapkan pada tidak sedikit resiko. Namun, tidak jarang kali ada dalil untukmu pulang lagi pada dia yang pernah menyakiti. Bagimu, salah paham dan kesalahan di masa-masa yang kemudian selalu dapat diselesaikan dengan jalan kompromi. Selama dia bertekad guna memperbaiki kekeliruan di masa-masa lalu, dia pantas untuk diberi peluang kedua.

Terkadang jeda masa-masa yang ada, membuatmu dan dia berjuang menjadi individu yang lebih dewasa

Pernah terdapat masanya anda dan dia tak lagi saling bicara. Jangankan terpikir guna kembali, mengampuni kesalahannya saja anda enggan. Bukan tanpa alasan, tapi sebab perpisahanmu dengannya diwarnai dengan pengkhianatan. Sampai kesudahannya takdir mempermainkanmu. Takdir mempertemukanmu lagi dengannya yang telah jauh lebih dewasa. Dia memang tak sepenuhnya berubah, namun paling tidak ketika ini dia tengah membenahi diri. Sudut pandangnya bakal sesuatu sekarang sudah berubah, dia lebih dapat menghadapi masalah dengan dingin kepala.

Dengan memaafkan, kamu dapat lebih mengenal sosoknya lebih dalam. Ada sifat ksatria darinya yang inginkan mengakui kesalahan

Ini bukan mengenai berdiam di zona nyaman atau memilih berbaikan dengan hubungan yang stagnan. Sederhana saja, memberinya peluang semata karena anda meyakini dia ialah orang yang tepat. Kesalahan dapat dilakukan oleh siapa saja. Tinggal bagaimana setiap orang menyikapinya.

Dengan memaafkan, kamu dapat lebih mengenal sosoknya. Dia memang pernah membuatmu jatuh dalam lubang luka yang dalam. Namun di sisi lain, dia inginkan mengakui kesalahannya. Alih-alih pergi dan melupakan yang pernah terjadi, dia inginkan berkomitmen membetulkan semuanya dari awal.

Kembali pada dia yang pernah menyakiti bukan tentang menyaksikan film yang sama berulang kali. Tapi mengenai keberanian guna memberi peluang kedua, sekali lagi..

Bukan tanpa pertimbangan, pulang berkomitmen dengannya semata karena anda meyakni bahwa dia pun pantas untuk diberi peluang kedua. Bersamanya, anda siap menapaki tahapan menuju jenjang yang lebih serius. Karenanya anda dan dia tak keberatan untuk membenahi demi hubungan yang jauh lebih baik. Luka dan kegagalan di masa-masa lalu, kalian anggap sebagai proses pendewasaan.

Kamu sama sekali tidak memblokir mata. Memaafkan dia dan memungut keputusan guna kembali sama sekali bukan sebab perasaan yang sedang membuncah. Namun sebab logika yang kini dapat lebih rasional disuruh bekerja. Kamu sudah dapat merasakan apakah ketulusan yang dia beri atau melulu mengambil deviden semata.

Mungkin luka dan kegagalan di masa-masa lalu ialah sebagai unsur dari proses pendewasaan. Selama anda meyakini bahwa dia ialah orang yang tepat, lantas lagipula yang perlu anda takutkan?

Categories:

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *